Bocah Yang Merindu

Bertahun-tahun rindu di semayamkan dalam hati seorang bocah, menimbun kenangan dan ingatan di rongga jiwa yang gundah. Kepada siapa maaf di sampaikan jika rupa pun sudah mulai terlupa, garis senyum yang tak dapat lagi di pandang oleh mata. Raut wajah pemarah yang menakuti si bocah yang tak mau tidur siang, sosok┬átempramental namun sekaligus penyayang. Jangkrik…

Lanjutkan Membaca

Melestarikan Perasaan

Takut menyatakan karena takut kehilangan Tidak di nyatakan lebih besar kemungkinan kehilangan Aku ikhlas kalau kamu bukan jodohku Biar aku carikan kebutuhan duniawi dulu Sambil belajar kewajiban akhirat yang seharusnya Perkara kamu denganku atau tidak nantinya Urusan tuhan sebagai tugasnya Aku sudah berusaha Berusaha menjadi pantas Sepantas-pantasnya Sebagaimana yang kamu idam-idamkan Meski tidak secara keseluruhan…

Lanjutkan Membaca

Juna & Alita; Nada sendu di titik temu

Play music soundtrack ­čÖé Suara gemuruh pengeras suara memekak telinga. di sebuah pesta rakyat pada malam perayaan, pelataran sebuah gedung perbelanjaan seketika di sulap menjadi sebuah pertunjukan meriah. Tampak kerumunan yang berdesakan orang-orang antusias merapatkan diri ke arah panggung utama. Mereka ingin melihat lebih dekat bintang tamu pengisi acara, artis idola yang selama ini hanya…

Lanjutkan Membaca

Dia Hanya (Sedang) Butuh Teman Bicara

Dari balik kisi-kisi jendela; mata ku menerawang di antara bulir hujan yang tengah berlomba jatuh ke bumi sore itu. Senja yang ku damba dengan langit jingga seperti biasanya, kali ini berhalangan hadir. Aku suka hujan. sebagaimana aku menyukai senja. Mereka dapat membuat otak-ku berpesta-pora dengan kata-kata. Menikmati segelas harapan, menyulut kenangan dan meletakannya di bibir…

Lanjutkan Membaca

Sebagai Kawan

  View this post on Instagram   Kawan lama menyapa; “apa kabarnya? sudah lama tak bersua.” Aku baik-baik saja, kawan. Tidak satu-pun dariku berubah. Kecuali ini; sayatan kecil di dadaku yang masih saja menganga dan berdarah. Ia tergores tepat setelah terakhir kali kau datang dan meminta-minta. Penuh janji. Lalu menghilang tanpa rasa bersalah. Seribu alasanmu…

Lanjutkan Membaca